Rabu, 07 Juni 2023

Load Balance Mikrotik PCC 2 ISP


Load balance merupakan fitur yang sangat sering digunakan bagi pengguna yang memiliki lebih dari 1 uplink ke internet. Dan yang paling populer dan stabil adalah Per Connection Classifier atau PCC. Yang tentunya fitur load balance PCC bisa dikombinasikan dengan fitur lain sesuai kebutuhan.

Load balance PCC akan diterapkan pada 3 jaringan lokal dan ketiga jaringan tersebut menggunakan service yang berbeda

Bagaimana mengimplementasikan Load Balance PCC jika terdapat 3 service berbeda. Service yang akan digunakan adalah PPPoE (setting PPPoE bisa klik disini), Hotspot (setting Hotspot bisa klik disini) dan VLAN Hotspot.

Mikrotik router memiliki 2 link ISP di ether1 dan ether2. Dan akan di distribusikan ke client menggunakan ether3 sebagai PPPoE, Hotspot dan VLAN Hotspot

 

/interface

set ISP-1 comment=ISP-1

set ISP-2 comment=ISP-2

set LAN PPPoE+Hotspot comment=LAN PPPoE+Hotspot

 

/ip dns set cache-max-ttl=1d cache-size=2048KiB servers=8.8.8.8,8.8.4.4

 

/ ip address

add address=192.168.1.1/24 network=192.168.1.0 interface=ISP-1

add address=192.168.2.1/24 network=192.168.2.0 interface=ISP-2

add address=20.20.5.1/24 network=20.20.5.0 interface=LAN PPPoE+Hotspot

add address=100.10.4.1/23 network=100.10.4.0 interface=LAN PPPoE+Hotspot

add address=150.20.4.1/23 network=150.20.4.0 interface=LAN PPPoE+Hotspot

 

/ip firewall address-list

add address=20.20.5.0/24 list=IP-LOKAL (DHCP untuk PPPoE)

add address=100.10.4.0/23 list=IP-LOKAL (DHCP untuk Hotspot)

add address=150.20.4.0/23 list=IP-LOKAL (DHCP untuk VLAN Hotspot)

 

Pada firewall mangle, ada sedikit tambahan dari konfigurasi karena terdapat jaringan lokal yang menggunakan service berbeda, yaitu PPPOE dan Hotspot.
Pertama, ijinkan lokal dari jaringan hotspot dan pppoe mengarah ke 2 isp yang digunakan.

/ip firewall nat

add chain=srcnat out-interface="ISP-1" action=masquerade

add chain=srcnat out-interface="ISP-2" action=masquerade

 

Karena menggunakan 2 link internet, kita harus memastikan TRAFFIC REQUEST DAN RESPOND melewati isp yang sama. Yaitu dengan menandai traffic yang masuk dari isp agar keluar di jalur yang sama.

/ip firewall mangle

add action=mark-connection chain=input in-interface="ISP-1" new-connection-mark="ISP1-Con" passthrough=yes

add action=mark-connection chain=input in-interface="ISP-2" new-connection-mark="ISP2-Con" passthrough=yes

add action=mark-routing chain=output connection-mark="ISP1-Con" new-routing-mark="ke-ISP1" passthrough=yes

add action=mark-routing chain=output connection-mark="ISP2-Con" new-routing-mark="ke-ISP2" passthrough=yes

 

Selanjutnya, tambahkan KONFIGURASI PCC untuk membagi koneksi yang menuju ke masing-masing ISP. Yaitu dengan membuat mark connection dari jaringan lokal ke masing-masing ISP. Dari kondisi bandwidth kedua ISP sama, pembuatan pcc cukup menggunakan 2 rule saja, hal ini bisa disesuikan dengan throughput bandwidth yang dimiliki kedua link.

 

add action=mark-connection chain=prerouting dst-address-list=!IP-LOKAL dst-address-type=!local new-connection-mark="ISP1-Con" passthrough=yes per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/0 src-address-list=IP-LOKAL hotspot=auth

 

add action=mark-connection chain=prerouting dst-address-list=!IP-LOKAL dst-address-type=!local new-connection-mark="ISP2-Con" passthrough=yes per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/1 src-address-list=IP-LOKAL hotspot=auth

 

Selanjutnya buat MARK ROUTING PCC agar semua koneksi yang sudah di marking bisa digunakan pada tabel routing.

 

add action=mark-routing chain=prerouting connection-mark="ISP1-Con" dst-address-list=!IP-LOKAL new-routing-mark="ke-ISP1" passthrough=yes src-address-list=IP-LOKAL

 

add action=mark-routing chain=prerouting connection-mark="ISP2-Con" dst-address-list=!IP-LOKAL new-routing-mark="ke-ISP2" passthrough=yes src-address-list=IP-LOKAL

 

Setelah proses ini, maka konfigurasi pcc pada router sudah selesai. Kita tinggal menambahkannya pada tabel routing dan melakukan percobaan.

 

/ip route

add check-gateway=ping distance=1 gateway="192.168.1.1" routing-mark="ke-ISP1"

add check-gateway=ping distance=1 gateway="192.168.2.1" routing-mark="ke-ISP2"

add check-gateway=ping distance=1 gateway="192.168.1.1"

add check-gateway=ping distance=2 gateway="192.168.2.1"

 


 

0 komentar:

Posting Komentar