Kamis, 10 Februari 2022

Memisah Bandwidth Lokal (IIX) dan Internasional (IX) - Bagian 1

IX (international eXchange) dan IXP (international eXchange point) IX atau IXP adalah infrastruktur fisik yang memungkinkan penyedia layanan Internet (ISP) dan Jaringan Pengiriman Konten (CDNs) menukar lalu lintas Internet antara jaringan mereka ke international dengan kata lain IX adalah link luar negeri / website / CDN yang berada di luar negeri

IIX singkatan dari Indonesia Internet eXchange. Sedang OpenIXP adalah singkatan dari Open Internet eXchange Point kedua exhange point tersebut berada di jakarta.

IIX atau OpenIXP terdiri dari beberapa ISPs (Internet Service Provider) di seluruh Indonesia. IIX dijalankan oleh organisasi bernama APJII. Sedangkan OpenIXP dijalankan oleh perusahaan datacenter yang bernama IDC (Indonesia Data Center).

Beberapa ISP menawarkan bandwidth yang berbeda antara koneksi IIX dan IX (Internasional) Yang kadang menjadi kebingungan bagi pelanggan dan calon pelanggan adalah pada suatu IP address tujuan apakah termasuk kategori IIX atau IX? Hal ini ditambah lagi dengan ada bandwidth tambahan seperti MCSIX, PGASCOM atau SDIIX yang terkadang dimasukkan dalam jalur IIX ISP. Tambah bingung kan?

ISP juga membantu dengan memberi list IIX++ tapi jumlah nya yang ribuan (bahkan ada yang sampai puluhan ribu), membuat Router SOHO kembang kempis untuk mengimpor dan mengeksekusi list.

Jalur IIX++ itu biasanya digunakan untuk konten yang bersifat CDN. Dalam promosi nya, ISP meng-klaim bahwa youtube tanpa buffer karena lewat jalur IIX++. facebook lebih cepat karena lewat jalur IIX++. Akamai juga lebih cepat, karena juga dihitung lewat IIX++.

Nah, sebagai pelanggan bagaimana mengetahui jalur yang digunakan itu termasuk jalur yang mana? Apa benar youtube dan facebook lewat IIX++?

Secara manual untuk menentukan suatu IP Address termasuk bandwidth mana yang diberikan ISP, salah satu cara nya dengan melalui fungsi traceroute pada mikrotik.

Adakah solusi lain cara menentukan bandwidth dengan tujuan IP address tertentu pada router klien? Tanpa import list dari ISP dan tanpa menggunakan cara manual dengan traceroute. Ada, salah satu dengan pengiriman informasi routing dari ISP ke router pelanggan (BGP peer). Untuk hal ini dapat ditanyakan ke masing-masing ISP yang bersangkutan. Apakah ISP mau mengirim dinamik routing dengan protocol BGP kepada klien nya.

(Sumber : https://www.itbali.org/e-library/apa-itu-ix-dan-iix/ )

Dengan metode queue tree serta menambahkan address list pada setinggan mikrotik dan membagi jaringan menjadi beberapa segmen (VLAN), diharapkan cara ini efektif untuk memanage pemakaian bandwidth disetiap segmen jaringan sehingga setiap user yang terhubung dalam segment jaringan dapat mendapat akses internet sesuai dengan yang ditentukan oleh administrator jaringan. Management bandwidth pemisahan trafik lokal dan internasional melalui address list dengan metode queue tree merupakan salah satu teknik management bandwidth dalam fitur mikrotik yang lebih detail sehingga mampu memaksimalkan alokasi bandwidth, sehingga akan meningkatkan kualitas pelayanan jaringan (Quality of Service)

Bagaimana cara melakukan pemisahan queue untuk trafik internet internasional dan trafik ke internet Indonesia (OpenIXP dan IIX).

Pada artikel ini, diasumsikan bahwa:

  1. Router Mikrotik melakukan Masquerading / src-nat untuk client. Client menggunakan IP privat.
  2. Gateway yang digunakan hanya satu, baik untuk trafik internasional maupun IIX.
  3. Bisa menggunakan web-proxy internal ataupun tanpa web-proxy. Jika menggunakan web-proxy, maka ada beberapa tambahan rule yang perlu dilakukan. Perhatikan bagian NAT dan MANGLE pada contoh.

Jika ada parameter di atas yang berbeda dengan kondisi di lapangan, maka konfigurasi yang ada di artikel ini harus dimodifikasi sesuai dengan konfigurasi network yang ada.

Lanjut Bagian-2


0 komentar:

Posting Komentar